Analisis Omega-3 DHA dan EPA Menggunakan Agilent GC 8890B

Asam lemak seperti Docosahexaenoic Acid (DHA) dan Eicosapentaenoic Acid (EPA) memiliki sifat alami yang non-volatile (sulit menguap). Agar dapat dianalisis menggunakan GC, sampel minyak diantaranya seperti minyak ikan, suplemen, atau produk pangan harus melalui proses derivatisasi terlebih dahulu dan diubah menjadi Fatty Acid Methyl Esters (FAME). Setelah menjadi FAME, sampel diuapkan dan dipisahkan di dalam kolom GC dan dianalisa dengan menggunakan detektor Flame Ionization Detector (FID).

Untuk mendapatkan hasil pengujian yang akurat dan konsisten, diperlukan metode analisis serta instrumen yang mampu memisahkan dan mengidentifikasi komponen asam lemak secara optimal. Salah satu solusi yang dapat digunakan adalah Agilent GC 8890B, yang dirancang untuk mendukung analisis Omega-3 pada berbagai jenis sampel pangan.

Pentingnya Pengujian DHA & EPA menggunakan alat Gas Chromatography

Pengujian kandungan DHA dan EPA memiliki berbagai tujuan dalam pengendalian kualitas produk. Beberapa di antaranya adalah :

1️⃣ Memeriksa Kemurnian dan Mendeteksi Pemalsuan
Analisis dapat membantu memastikan komposisi asam lemak sesuai dengan karakteristik produk serta mendukung proses pemeriksaan terhadap kemungkinan pemalsuan atau pencampuran bahan.

2️⃣ Monitoring Proses Ekstraksi dan Pemurnian
Dalam industri minyak ikan dan produk berbasis Omega-3, pengujian dapat digunakan untuk memantau proses ekstraksi dan pemurnian sehingga kualitas produk dapat dikontrol secara lebih baik.

3️⃣ Mendeteksi Oksidasi dan Degradasi
Minyak dan asam lemak dapat mengalami oksidasi selama penyimpanan maupun proses produksi. Analisis komposisi asam lemak dapat membantu memberikan informasi terkait perubahan kualitas produk.

4️⃣ Memastikan Keberadaan Komponen
Pengujian membantu memastikan bahwa komponen yang menjadi target analisis, termasuk DHA dan EPA, benar-benar terdapat dalam produk.

5️⃣ Mengukur Konsentrasi dengan Tepat
Pengukuran kuantitatif diperlukan untuk mengetahui konsentrasi komponen dalam sampel sehingga dapat digunakan dalam pengendalian kualitas dan evaluasi produk.

6️⃣ Mendukung Kesesuaian Label Produk
Hasil pengujian juga dapat digunakan untuk mendukung kesesuaian informasi kandungan yang tercantum pada label produk dengan hasil analisis laboratorium.

Fitur Teknologi Agilent GC 8890B

Agilent GC 8890B dilengkapi dengan sejumlah komponen yang mendukung analisis asam lemak, antara lain :

💡 Inlet Split/Splitless Injector untuk proses injeksi sampel.
💡Kolom kapiler HP-88 dan DB-FAWAX Ultra Inert untuk membantu proses pemisahan komponen.
💡 Flame Ionization Detector (FID) untuk mendeteksi komponen hasil pemisahan.
💡 Helium sebagai carrier gas untuk membawa sampel melewati sistem kromatografi.

Kombinasi komponen tersebut memungkinkan analisis asam lemak dilakukan secara kuantitatif dengan tingkat presisi dan reproduktibilitas yang tinggi.

Keunggulan Agilent GC 8890B untuk Analisis Omega-3

Penggunaan Agilent GC 8890B menawarkan beberapa keunggulan untuk kebutuhan analisis DHA dan EPA, yaitu :

✨ Presisi dan reproduktibilitas tinggi
Sistem dirancang untuk menghasilkan data kuantitatif yang konsisten sehingga dapat mendukung pengujian rutin di laboratorium.

✨ Efisiensi pengujian
Fitur seperti Rapid Oven Cooldown membantu meningkatkan efisiensi proses analisis dengan mempercepat proses pendinginan oven di antara tahapan pengujian.

✨ Detektor FID dengan sensitivitas dan linearitas tinggi
FID mendukung proses deteksi komponen asam lemak dengan performa yang sesuai untuk kebutuhan analisis kuantitatif.

✨ Inert Flow Path
Aliran sampel melalui jalur yang dirancang untuk mendukung kestabilan dan kualitas proses analisis.

Bidang Aplikasi di Berbagai Industri

Analisis DHA dan EPA menggunakan Agilent GC 8890B dapat diterapkan pada berbagai sektor, seperti :

💼 Industri Suplemen Kesehatan
💼 Industri Susu dan Makanan Bayi
💼 Industri Pengolahan Hasil Laut dan Perikanan
💼 Industri Pangan Fungsional dan Olahan
💼 Industri Pakan Ternak dan Akuakultur

Mendukung Persyaratan ISO 12966-4

Dalam flyer Agilent GC 8890B, analisis asam lemak juga dikaitkan dengan ISO 12966-4. Standar tersebut menjadi salah satu acuan dalam metode analisis komposisi asam lemak menggunakan kromatografi gas.

Nilai Limit of Quantification (LOQ) minimum untuk beberapa jenis sampel, yaitu :

Jenis Sampel LOQ Minimum (Total)
Minyak Ikan (Fish Oil) 0,1–2,0 mg/g minyak
Daging Ikan (Fish Meat) 0,1–1,0 mg/100 g daging

Nilai aktual yang dapat dicapai dalam suatu metode analisis tetap bergantung pada konfigurasi instrumen, metode preparasi sampel, kondisi analisis, serta validasi metode yang digunakan.

Analisis DHA dan EPA menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas berbagai produk yang mengandung Omega-3, mulai dari minyak ikan, suplemen kesehatan, produk pangan, hasil perikanan, hingga pakan dan akuakultur. Dengan Agilent GC 8890B, proses analisis asam lemak dapat dilakukan secara lebih terstruktur dengan dukungan inlet Split/Splitless, kolom kapiler yang sesuai, detektor FID, serta sistem yang mendukung presisi dan reproduktibilitas tinggi.

Melalui analisis yang tepat, laboratorium dapat memperoleh informasi mengenai komposisi, konsentrasi, kemurnian, serta kualitas DHA dan EPA dalam produk. Hal ini pada akhirnya dapat membantu industri menjaga konsistensi kualitas produk sekaligus mendukung proses pengendalian mutu.

BNM – PT. Berca Niaga Medika sebagai Agilent Authorized Distributor menyediakan solusi instrumen dan kebutuhan analisis laboratorium untuk berbagai aplikasi industri.

Informasi lebih lanjut :
📱 BNM WA Care : 0811-1047-038